MENAGGAPI KEBERADAAN ISIS DI INDONESIA

Posted: September 8, 2014 in ISLAM, Tulisanku
Tags:

Pertama-tama saya mau minta maaf jika ada kesalahan dari isi pendapat dan juga pernyataan saya yang tidak berdasarkan data dan fakta. Saya hanya mengambil kesimpulan dari apa yang saya dengar dan saya lihat, tanpa menyelidiki lebih dalam kebenaran dari informasi yang saya dapatkan. Hanya sekedar ingin melihat kejadian yg sedang terjadi saat ini dari sudut pandang saya sendiri.

Oke kita mulai dari informasi yang saya dapat dari seorang ustadz saat saya I’tikaf bln puasa kemarin. Tema pada waktu itu adalah ttg sejarah Israel dan Palestina, tapi pada sesi tanya jawab ada seseorang yg bertanya “bagaimana menurut ustadz ttg kelompok isis?” beliau tidak menjelaskan panjang lebar mengenai paham yg diajarkan isis, atau sejarah isis itu sendiri, tapi ada beberapa pernyataan yg saya tangkap dan masih saya ingat dan menjadi dasar penolakan saya terhadap isis – jika ada yg menawarkan kepada saya untuk bergabung. Pertama beliau bilang, kalau proses terbentuknya isis di Iraq tidak lepas dari campurtangan intel-intel AS di Iraq, yang tentunya tidak lepas juga dari pengaruh Yahudi. Dlm hati saya bertanya “Lhoh kok ?”. Lalu pernyataan berikutnya beliau menjelaskan alasannya yg masuk akal dan logika saya. Beliau bilang, tujuannya yg pertama adalah untuk merusak citra/nama baik kaum Sunni yang sedang berkembang di Eropa, kaum Sunni yang kita kenal adalah kaum Sunni yang selalu sabar dan tak kenal dendam, walaupun mereka di bantai oleh kaum Syiah mereka tidak pernah membalas dan selalu berharap bisa mendakwahi kaum Syiah dengan belas kasih dan kasih sayang, lalu muncullah isis ini yg seakan-akan membela kaum Islam Sunni yang selama ini diam, tujuannya agar pandangan orang-orang terhadap kaum Sunni berubah “ah ternyata sama aja mau Sunni mau Syiah sama-sama keras, arogan, sama-sama suka membunuh” itu yang oleh AS inginkan. Kedua, dgn adanya isis ini, AS ingin tampil seakan-akan menjadi pahlawan, di tengah-tengah konflik di Iraq, dimana orang-orang Iraq yg tidak mau mengikuti ajaran isis dibantai. AS turun menjadi relawan yg membantu orang-orang Iraw yg tertindas di sana. Kiranya hanya segitu informasi yg saya dapat waktu itu.

Saya juga pernah berdiskusi dengan teman-teman kantor, dan ada 2 penyataan dari teman-teman saya dan cukup baik menurut saya. Pertama, “orang yang ngerti al-quran nggak mungkin teriak-teriakan di jalan kayak gitu” dari pernyataan di atas, saya mengambil kesimpulan, kalau mereka yg teriak-teriak di jalan sama saja dengan saya yg tidak mengerti ttg isi al-quran sebenarnya, lalu bagaimana orang yang tidak mengerti al-quran ingin menegakkan syariat islam? Pernyataan kedua “ kalau kita bisa toleransi dengan agama lain, kenapa kita gk bs toleransi sesame muslim?” dari pernyataan kedua, saya menyimpulkan, kenapa kita tidak bisa hidup bersama-sama saja? biarlah isis dengan pahamnya sendiri, kita juga, selagi tidak saling mengganggu dan saling menghormati, saya yakin kita bisa. Jangan sampai dgn adanya isis yg tergambar oleh media sebagai aliran islam garis keras, lalu kita menjauhi orang-orang yg mengikuti paham mereka, jgn sampai kita mengucilkan mereka, suudzhon terhadap mereka, jgn sampai islam itu sendiri terpecah belah. Isis, muhamadiyan, NU, Sunni, ahlisunnah waljamaah dan aliran Islam yang lainnya yg masih memiliki kitab, tuhan, dan nabi yang sama, kita adalah saudara, jgn sampai terpecah belah, dan jgn mau di adu domba, jangan mencari-cari kesalahan dari setiap aliran tapi carilah kebenarannya, lalu renungkan, dan kebalikan lagi semuanya kepada Al-quran dan assunnah.

Di al-quran dijelaskan kalau kita ingin mendakwahi seseorang tidak boleh dengan paksaan, lalu apa yg terjadi di Iraq ? orang-orang yang tidak sepaham dengan ISIS malah di batai dengan sangat keji. “NAUDZHUBILLAHIMINZALIK”. Semoga saja paham ISIS di Indonesia tidak seperti yg di Iraq.

Oh iya tidak lupa jg mengutip pernyataan dari salah satu pakar. Ketua MUI pernah bilang “ kita tidak perlu takut dgn keberadaan ISIS, dan jgn juga menakut-nakuti orang atas keberadaan ISIS, tapi kita wajib waspada”

So buat gua, jika ada orang yang rela berbaiat untuk ISIS berarti dia sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan dia hadapi, dan kita wajib menghormatinya, kalau kita merasa mampu menasehatinya silahkan, tapi jika kita tidak mampu kita cukup mendoakannya saja, semoga saya, dia, kita dan mereka termasuk orang-orang yang diberi petunjuk oleh ALLAH SWT. Aamiin..

 

sumer : https://hobinulisaja.wordpress.com/2014/09/08/menaggapi-keberadaan-isis-di-indonesia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s