foto uje

Innalillahi wainna ilaihiraji’un. Kabar duka datang dari dunia selebritas Indonesia. Ustad Jeffry Al-Buchory meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Uje Lahir di Budi Rahayu, 12 April 1973 dan Uje meninggal genap di usianya yang ke-40 tahun. Uje meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati, dan tiga orang anak, yakni Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro. Berasal dari keluarga dengan pendidikan agama kuat dan sempat mengenyam pendidikan agama di pesantren dan madrasah aliyah. Sebelum melakukan aktivitas dakwahnya, Uje sempat mengaku bahwa dirinya begitu akrab dengan dunia gemerlap. Namun, jalan hidup mengembalikannya ke dunia dakwah. Pengalaman pribadinya mendorong Uje mengemas dakwah dalam bahasa anak muda, bahkan kerap dianggap sebagai “ustaz gaul”. Meski awalnya menyasar dakwah di kalangan anak-anak muda, Uje justru dapat diterima oleh mereka dari segala usia. Uje merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan almarhum H Ismail Modal dan Ustazah Tatu Mulyana. Besar di lingkungan keluarga pendidik, Uje kecil sudah fasih membaca ayat-ayat suci Al Quran. Ia bahkan kerap menjadi juara di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga tingkat provinsi. Kehidupan Uje memang penuh warna. Kehidupan gemerlap anak-anak remaja sempat pula dilaluinya. Pada awal tahun 90-an, ia bahkan pernah menjadi penari (dancer) di salah satu tempat hiburan malam. Ia juga pernah mencicipi dunia akting, bahkan pernah dinobatkan sebagai pemeran pria terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI pada tahun 1991. Jalan dakwah kemudian ditempuhnya ketika mendapatkan amanah dari kakak tertuanya, almarhum Ustaz H Abdullah Riyad, untuk melanjutkan dakwah dirinya di Jakarta. Dari sini, Uje membangun kembali dirinya. Namun, jalan dakwah Uje tak semulus yang dibayangkan. Ia bahkan pernah dicibir dan ditinggalkan jemaah saat hendak memimpin shalat lantaran kehidupan masa lalunya. “Ngapain diimamin sama tukang mabuk,” begitu ujar Uje dalam sejumlah kesempatan saat mengenang kembali awal-awal berdakwah. Meski sempat putus asa, tetapi berkat dorongan semangat sang istri, Uje justru bangkit serta menunjukkan ketulusan dan pertobatannya. Namanya kemudian menjadi begitu dikenang publik. Gaya ceramah Uje memang terbilang rada berbeda, menggunakan bahasa gaul dan kerap menyisipkan lagu-lagu yang berisi dakwah. Tak hanya kemampuan melantunkan ayat-ayat suci Al Quran, ia juga memiliki kemampuan vokal yang tak kalah. Selain itu, ia juga sempat merilis beberapa album lagu. Debut albumnya Lahir Kembali diluncurkan tahun 2006. Beberapa lagu diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama penyanyi lagu-lagu religi. Uje juga pernah berkolaborasi dengan Opick dan grup band Ungu. Kini, tak ada lagi Uje yang begitu hangat dan bersahabat. Namun, namanya tak akan pernah dilupakan. Selamat jalan Uje….

pohon palem PI

Ustad Jeffry Al-Buchory meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal lalu lintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Motor yang dikendarai Uje di duga menabrak sebuah pohon palem tepat di depan rumah di Jl Gedung Hijau Raya No 17. Dugaan diperkuat berdasatkan hasil Pengamatan detikcom, lokasi kejadian tepat berada di depan sebuah rumah berpagar merah. Bila dari arah Lebak Bulus, lokasi kejadian berada 50 meter setelah bundaran Pondok Indah menuju Pondok Pinang. Terdapat beberapa pohon palem dengan tinggi puluhan meter berderet di depan rumah tersebut. Terlihat salah satu pohon palem terkoyak di bagian pangkalnya. Koyakan kulit dan batang pohon itu diduga akibat benturan motor yang ditunggangi Uje. Sekitar tiga meter dari pohon yang koyak itu terlihat rumput yang berhamburan. Tanah yang berada di bawah rumput hijau terlihat tercungkil dan berhamburan ke jalanan. Tidak ada marka jalan di sekitar jalanan tersebut. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 01.00 WIB.

MOGE UJE

Motor besar Kawasaki E650bernopol B 3590 SGQ dan bercat hijau adalah motor yang ditunggangi Uje saat terjadi kecelakaan. Motor tersebut mengalami rusak berat setelah kejadian tersebut, Stang kendali motor terlihat menekuk ke atas dan mengakibatkan lampu motor rusak parah. Body motor sebelah kiri pun terlihat penyok akibat kecelakaan tersebut. Sebagian body bagian belakang motor juga terlihat rusak.

 

 

pesan uje

Sebelum meninggal karena kecelakaan motor, ustad Jeffry sempat menitipkan sebuah pesan kepada keluarganya. Menurut sang adik, Fajar Sidiq, sang kakak sempat berpesan agar kelak dirinya dimakamkan di dekat dengan sang ayah jika dipanggil Sang Khalik. Ditambahkan Fajar, sang kakak juga sempat memberikan pesan-pesan kepada para sahabatnya tak menggunakan ponsel Blackberry-nya. Isinya pun sempat meminta maaf kepada para sahabat dan kerabat di kontak BBM (Blackberry Messanger) tersebut.

Jika ada yang ingin melawat, silahkan datang ke rumah duka di daerah Rempoa, Ciputat, Jakarta Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s