NEGARA KEPULAUAN BAHAMA

Posted: April 23, 2013 in KNOWLEDGE

By : Fahri Rohmah, kelas VI BADAR, SDIT AL-HIKMAH CIPAYUNG JAYA DEPOK.

Luas Negara                           : 13.940 km2

Ibu Kota                                  : Nassau

Bentuk Pemerintahan        : Persemakmuran Inggris

Kepala Negara                       : Perdana Menteri

Mata Uang                              : Dollar Bahama / Dollar (Bsd)

Lagu Kebangsaan                 : March On, Bahamaland

Bahasa Resmi                         : Inggris

Letak Astronomis                : 25°4′LU-77°20′BB

Batas Negara                          : Sebelah barat berbatasan dengan Florida, Amerika Serikat.    Sedangkan di sebelah selatan berbatasan dengan Kuba.

Persemakmuran Bahama adalah sebuah negara yang terdiri dari ±700 pulau di kawasan Karibia. Florida, Amerika Serikat terletak di sebelah barat, dan Kuba di sebelah selatan Bahama.

Meski bangsa Paleo-Indian telah menghuni tempat ini sebelumnya, bangsa Indian Taino dari Hispaniola dan Kuba pindah ke Bahama selatan sekitar abad ke-7 dan menjadi bangsa Lucayan. Ada sekitar 40.000 Lucayan di saat kedatangan Columbus.

Pendaratan pertama Christopher Columbus di Dunia Baru ialah di pulau San Salvador, juga disebut Pulau Watling, di bagian selatan Bahama. Di sana, Columbus berkontak dengan orang Lucayan dan berbelantik barang dengan mereka.

Orang Lucayan Bahama dibawa ke Hispaniola sebagai budak, dan di 2 dasawarsa berikutnya, banyak orang Lucayan punah, karena populasinya menjadi pekerja paksa, menderita penyakit, beremigrasi, dan menikah dengan orang luar.

Setelah populasi Lucayan dibantai, pulau-pulau Bahama sebenarnya tak berpenghuni hingga pemukim Inggris datang dari Bermuda pada 1650. Yang disebut Petualang Eleuther mendirikan permukiman di pulau Eleuthera.

Bahama menjadi koloni Inggris pada 1718. Sekitar 8.000 loyalis dan budaknya pindah ke Bahama di akhir 1700-an dari New York, Florida dan Carolina.

Britania Raya membuat pulau ini mengadakan pemerintahan sendiri pada 1964 dan pada 1973, Bahama mendapat kemerdekaan penuh selama tetap sebagai anggota Persemakmuran Bangsa-bangsa. Sejak 1950-an, ekonomi Bahama telah maju berdasarkan 2 pilar pariwisata dan layanan keuangan. Meskipun demikian pulau ini masih menghadapi tantangan signifikan seperti pendidikan, layanan kesehatan, layanan umum, dan imigrasi ilegal.

a)      Kenampakan Alam

Negara ini terletak di antara lintang 20 ° dan 28 ° N, dan bujur 72 ° dan 80 ° W.
Pada tahun 1864, Gubernur Bahama melaporkan bahwa ada 29 pulau, 661 cays, dan 2.387 batu di koloni.

Pulau terdekat ke Amerika Serikat adalah Bimini, yang juga dikenal sebagai pintu gerbang ke Bahama. Pulau Abaco adalah di sebelah timur dari Grand Bahama. Pulau southeasternmost adalah Inagua. Pulau terbesar adalah Pulau Andros. Pulau dihuni lainnya termasuk Eleuthera, Cat Island, Long Island, San Salvador Island, Acklins, Pulau Crooked, Exuma dan Mayaguana. Nassau, ibu kota Bahama, terletak di pulau New Providence.
Semua pulau-pulau yang rendah dan datar, dengan pegunungan yang biasanya meningkat tidak lebih dari 15 sampai 20 m (49-66 ft). Titik tertinggi di negara ini Mount Alvernia, (sebelumnya Como Hill) di Cat Island. Ini memiliki ketinggian 63 meter (207 kaki).
Ke tenggara, Turks dan Caicos, dan tiga kapal selam fitur lebih luas disebut Mouchoir Bank, Silver Bank, dan Bank Navidad, secara geografis merupakan kelanjutan dari Bahama, tapi bukan bagian dari Persemakmuran Bahama.

Iklim
Iklim Bahama adalah subtropis untuk tropis, dan dimoderatori signifikan oleh perairan Gulf Stream, terutama di musim dingin. Sebaliknya, hal ini sering terbukti sangat berbahaya pada musim panas dan musim gugur, ketika badai lewat di dekat atau melalui pulau-pulau. Badai Andrew menghantam pulau-pulau utara selama musim 1992 topan Atlantik, Badai Floyd menghantam sebagian besar pulau-pulau pada tahun 1999 dan Badai Irene melintasi seluruh panjang nusantara sebagai badai besar pada tahun 2011.
Sementara tidak pernah ada pembekuan dilaporkan di Bahama, suhu bisa turun serendah 2-3 ° C (35,6-37,4 ° F) selama wabah Arktik yang mempengaruhi Florida dekatnya. Salju dilaporkan telah dicampur dengan hujan di Freeport pada bulan Januari 1977, saat yang sama bahwa salju turun di wilayah Miami. Suhu adalah sekitar 4,5 ° C (40,1 ° F) pada saat itu.

b)     Keadaan Sosial

  • Penduduk

Penduduk Bahama sekitar 85% dari keturunan Afrika, diikuti oleh 12% keturunan Kaukasia. Minoritas lainnya termasuk Asia dan Hispanik sekitar 3%. Banyak orang Kaukasia Bahama terpusat di Abaco Island, Spanish Wells, Harbour Island, Long Island, dan distrik Montagu Bay di New Providence (tepat di timur Nassau). Ada juga sejumlah besar ekspatriat Kaukasia dari AS dan Eropa yang bukan warganegara.

Bahasa resminya ialah bahasa Inggris, diucapkan oleh sebagian besar penduduk, meskipun banyak yang bercakap bentuk patois yang mana Dialek Kreol Bahama yang dikelirukan dengan bahasa Kreol Haiti yang diucapkan oleh sejumlah besar imigran. Bahasa Spanyol dan Portugis juga diucapkan oleh sejumlah imigran.

Sebuah negeri yang keagamaannya kuat, ada banyak tempat ibadah buat tiap orang di Bahama daripada di tiap negara lain di dunia. Penduduk ini banyak yang beragama Kristen Protestan (lebih dari 80%). Baptis membentuk denominasi besar (sekitar sepertiga), diikuti oleh gereja Anglikan dan katolik Roma.

Sebagian kecil orang, khususnya di bagian selatan dan timur, mempraktikan Obeah, agama spiritisme yang mirip dengan Voodoo. Meski terkenal di seluruh Bahama, Obeah dihindari oleh banyak orang. Voodoo dipraktekkan, namun biasanya yang mempraktekannya ialah sebagian besar imigran dari Haiti, Kuba, Republik Dominika, dan Jamaika.

  • Perekonomian

Bahama ialah negeri yang stabil dan berkembang dengan ekonomi yang amat bergantung pada pariwisata dan perbankan lepas pantai. Umumnya Bahama diperhitungkan sebagai salah satu pusat keuangan lepas pantai utama.

Pariwisata sendiri terhitung lebih dari 60% GDP dan secara (tidak) langsung mempekerjakan hampir sebagian angkatan buruh. Pertumbuhan yang kokoh dalam penerimaan pariwisata dan ledakan dalam pembangunan hotel, resor, dan tempat tinggal baru telah menimbulkan kuatnya perkembangan GDP di tahun-tahun terkini.

Bersama-sama manufaktur dan pertanian menyumbang sekitar puluhan GDP dan memperlihatkan perkembangan yang sedikit, meski tunjangan pemerintah ditujukan pada sektor itu. Prospek keseluruhan perkembangan itu dalam pacuan ke-2 berakhir di nasib sektor pariwisata, yang bergantung pada perkembangan di Amerika Serikat, sumber sebagian besar pengunjung tempat wisata.

Tingkat pengangguran telah menurun pada 7,6% pada 2006, dari 10,2% pada 2005. Hal ini terjadi terutama terjadi karena pembangunan beberapa resor besar di seluruh negeri. Di dua pulau yang banyak dihuni di sana, tingkat pengangguran jatuh dari 10,9% hingga 6,6% di New Providence, dan dari 11% ke 8,4% di Grand Bahama. Diperkirakan tingkat kemiskinan pada 2004 sekitar 9,3%.

Di samping itu, rata-rata pendapatan rumah tangga telah bertambah hingga $43.420 dari $38.894 pada 2005.

Dolar Bahama dan AS didistribusikan dengan pertukaran 1:1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s